Asyik juga nonton sinetron. Udah lama ga nonton artis2 cantik berlaga. “Nang, ada bola…!!!!!” si udin teriak. “dimana?jam berapa?”.
Kedudukan Indonesia B vs Myanmar 1-0, aku masih saja asyik menikmati pertandingan itu di layar kaca. Jajang rupanya yang mencetak gol semata wayang itu. “bukannya Indonesia A yang main?” temenku bingung. “kan Indonesia A main jam 9..”. “masa sih? Nonton yuuuuk?”. Aku angkat tangan kiriku, aku puter supaya terlihat punggung tanganku. Disitu melingkar jam tangan merk SEIKO world time 50 m. jarum panjang belum beranjak dari garis horizontal yang saya tafsirkan itu sebagai pengganti angka 9 kalo di jam dinidng. Serasa jarum pendek belum mau menyentuh angka 8. Aku perkirakan untuk mencapai senayan dari pasar minggu tidak sampai memerlukan waktu 45 menit. “Cukup waktu kita!!”.
Aku coba telpon temen yang lain.. Andre, temen sekos, orangnya lumayan putih, ganteng, kata dia sih, tapi belum terbukti soalnya belum juga ada cewek yang nyantol sama dia. Lumayan pendek sih untuk ukuran cowok. “Ndre, masih di kantor?” setelah berbasa basi ria lewat telpon kesimpulannya dia masih dikantor, lembur, (hebat bro, Negara bangga punya pegawai sepertimu) dan tidak bersedia nonton disenayan. Aku alihkan ke no yang lain. 0817817XXX, Tasnim, orang yang tinggi badannya, Muhammadiyah banget walau kadang suka bikin aliran sendiri (tasnimiyah, aku pengikut pertamanya), rambut gondrong, ehm ganteng ga ya… “aku ga bisa e…males kemalaman”.
Aku coba telpon temen yang lain.. Andre, temen sekos, orangnya lumayan putih, ganteng, kata dia sih, tapi belum terbukti soalnya belum juga ada cewek yang nyantol sama dia. Lumayan pendek sih untuk ukuran cowok. “Ndre, masih di kantor?” setelah berbasa basi ria lewat telpon kesimpulannya dia masih dikantor, lembur, (hebat bro, Negara bangga punya pegawai sepertimu) dan tidak bersedia nonton disenayan. Aku alihkan ke no yang lain. 0817817XXX, Tasnim, orang yang tinggi badannya, Muhammadiyah banget walau kadang suka bikin aliran sendiri (tasnimiyah, aku pengikut pertamanya), rambut gondrong, ehm ganteng ga ya… “aku ga bisa e…males kemalaman”.
“Gimana, masih mau cabut ke senayan?” Mr. u mulai panik, dia coba calling temen2nya yang intinya besok jadi pergi nggak. Aku sendiri sih fleksibel, karena besoknya kan hari sabtu berarti aku libur dari kerja. Kan ada lagunya ‘pada hari sabtu kuturut ayah ke kota…..naik delman istimewa kududuk di muka…etc’. “ya udah pergi”. Dingin juga, ambil dua jaket, rantai helm (bukannya takut kehilangan helm karena harganya mahal, tetapi takut kalau ga pakai helm kan bisa ke denda polisi. Helm sih bisa beli lagi, la kalau ke denda polisi?). ngebut melewati jalan mampang. Aku Tanya ke udin, “tahu jalan Bangka dari sini ga?”. “ntar aja pulangnya kita lewat jalan Bangka, emang ada apa sih di jalan Bangka?”. Aku tuh besoknya, hari sabtu kemaren mau ketemuan sama temen lamaku. Namanya Ms. N, sekitar 4 tahunan aku ga ketemu, orangnya asyik, kulitnya putih, cantik mungkin, n rambutnya agak keriting, kalau aku ga salah. Selain dia aku juga akan bertemu dengan temen akrabku pas di smu, kedua2nya temen SMU ku. Aku berharap petemuan ini akan seru, selain kita lama ga ketemu, mereka juga sob-sob ku, ya kan sob?.
Sampai di gerbang senayan, masuk dari pintu belakang karena alasan sesuatu dan lain hal. Ramai juga yang datang. Beli dua tiket 50 ribuan, masuk berdua bareng temenku. Temenku alias udin, seorang fotografer. Kemana2 bawa kamera yang panjang lensanya susah dibayangin (selain cewek cantik emang susah dibayangin sih, apalagi yang panjang2…). Kita dapat tempat duduk di tribun sebelah kirinya VIP, di bagian pojok lapangan tim Libya. Pertandingan antara Indonesia A yang merupakan Timnas senior dan timnas Libya akan segera di mulai. Terdengar sayup- sayup suara protocol pertandingan bahwa Bambang Pamungkas dkk sudah mulai memasuki lapangan hijau, diikuti Tim Libya yang namanya aku ga tahu karena ga sempet kenalan, sibuk dengan kegiatan masing2. Tim Indonesia A dan Libya berjajar. Di mulai dari Libya yang menyanyikan lagu kebangsaan mereka, ^$%#*%&^@#&$&#*$(%&*. Pokoknya artinya aku ga tahu. Dilanjutkan Indonesia yang menyanyikan lagu kebangsaan, kebanggaan dan kepanjangan, Indonesia Raya (ga perlu di nyanyikan disini karena emang panjaaaaaaaaaaang).
Peluit tanda kick of dimulai, pertandingan lumayan seru walau sampai menit ke 10 tidak ada tendangan yang mengancam gawang. Sorakan penonton terdengar lirih, bukan karena mereka tidak semangat mendukung Tim Merah Putih, tetapi Karena memang penonton pada pertandingan itu lagi sedikit. Kira2 di menit ke 15 Tim Libya melakukan Crossing, seperti biasa kiper kebanggaan kita Markus Horison salah
mengantisipasi datangnya bola dan dengan sedikit sundulan, bergetarlah gawang Indonesia. Skor Libya 1, Indonesia 0. Setelah kejadian itu para penonton bersorak, memaki, mencaci, mengeluarkan binatang, dll. Tim Indonesia masih semangat, mereka mencoba menggempur pertahanan Libya dari berbagai arah, tapi tetap saja gagal. Selanjutnya terjadi insiden yang menyebabkan pemain Libya kesakitan. Dari kacamataku sih pemain Libya sering diving walau tidak dilanggar, sering guling2 kesakitan walau tidak disentuh, bahkan sering dua pemain sekaligus teriak kesakitan. Mungkin itu Cuma buat mengulur waktu saja. Peluit panjang berbunyi, babak pertama pertandingan antara Indonesia A dan Libya dalam piala kemerdekaan berakhir. Semua pemain, pelatih, wasit dan official yang lain menuju ruang ganti.
Babak kedua akan di mulai, pemain Indonesia sudah siap2 dilapangan hijau. Mereka melakukan pemanasan, bercanda sesama pemain, melamun, dan lari2. Selang 15 menit pemain Libya belum juga muncul ke lapangan. Protocol memanggil mereka berkali2, takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan semua petugas keamanan menuju pintu masuk lapangan dan melihat apa yang terjadi, massa sudah mulai mendekati pintu masuk lapangan, tetapi karena penjagaanya begitu ketat, mereka tidak bisa memasuki areal pertandingan. Di tunggu setelah 30 menit, akhirnya protocol pertandingan mengumumkan bahwa Tim Libya tidak datang dan pertandingan dimenangkan Tim Indonesia A. menurut peraturan FIFA, Tim yang tidak datang dalam waktu lebih dari 15 menit dinyatakan WO. Dengan begitu Indonesia meraih kemenangan tanpa mencetak gol. Di papan skor tertulis Indonesia A vs Libya 3-1. CONGRATULTION buat Indonesia A.
Ada beberapa yang mengelitik pikiranku. Kenapa Libya tidak mau bertanding. Pertama aku berpikir mereka takut kepada supporter Indonesia, tetapi kayaknya tidak mungkin. Jumlah supporter sedikit dan penjagaan ketat. Kedua mereka takut dengan permainan Indonesia, itu lebih tidak masuk akal, lawong mereka leading kok. Ketiga Tim dan official Indonesia menyuap Tim Libya supaya tidak bertanding, dengan demikian Indonesia bisa meraih piala kemerdekaan untuk mengobati dahaga supporter Indonesia. Aku berharap semoga ini tidak benar walaupun ini alasan yang paling logis. Terdengar sayup2 orang bercerita, bahwa Indonesia bisa kena sanksi FIFA. Ternyata dalam jumpa pers, pelatih Libya menyatakan telah di pukul oleh salah seorang pelatih Indonesia. Kacamatanya pecah dan pipinya sampai bengkak. Sampai saat ini kasus ini belum jelas, dan lagi BenDol menyatakan tidak tahu menahu masalah ini. Karena dia tidak melihat kejadian langsung , sehingga tidak berani membenarkan atau menyalahkan. Apapun itu Indonesia telah menjadi juara di even International ini walaupun dengan cara yang agak aneh.hehehehe…
Selamat kepada Indonesia A yang telah menjadi juara Independence Cup dan selamat juga kepada Indonesia B yang berada di urutan ketiga. Selamat kepada BenDol, Budi sudarsono yang menjadi topscorer dengan 5 gol. 
Peserta Independence Cup
Indonesia A
Myanmar
Brunei Darussalam
Libya
Indonesia B
Kamboja
- Danang eka priyanto, Jakarta, 01 09 08 -
Peserta Independence Cup
Indonesia A
Myanmar
Brunei Darussalam
Libya
Indonesia B
Kamboja
- Danang eka priyanto, Jakarta, 01 09 08 -
5 komentar:
im here because of few cents for you. just dropping by.
To the author of this blog,I appreciate your effort in this topic.
wehhh... potoku di aplot nang kene.. hehehe...
sori din...njaluk sithik...
gapopo pak dhe !!!
Posting Komentar