Pendakian Gunung Gede 1 - 3 Mei 2009
Bulan maret dah mau usai nih, itu artinya musim pendakian telah dimulai. Dengan berakhirnya masa ditutupnya untuk kegiatan pendakian Gunung Gede - Pangrango maka kegiatan back to jungle n forest party bisa di laksanakan. Sebagai tahap pengenalan Gunung dan pelestarian hutan kami memilih Gunung Gede...
kenapa Gunung Gede??? banyak kok alasannya...
1. Gunung ini tidak terlalu tinggi (2.958 mdpl)
2. Tidak terlalu dingin (saya pernah tidur di puncak tanpa tenda dan matras, pake sleeping bag doank)
3. Aman, ada asuransi dan prosedur SAR nasional.
4. Sarapan nasi uduk di puncak
5. Terdapat Telaga biru
6. Air terjun cibeureum
7. Air panas
8. lembah
9. kawah
10. bagi yg bermasalah dengan perut tambun ini nih solusi paling cepat dan tepat...^_^
Kapan pendakian dilaksanakan...???
tgl 1-3 Mei 2009
Pendakian jalur Gunung putri turun di Cibodas.
iuran - Rp. 100.000,- non porter
- Rp. 200.000,- dengan porter min 3 org/porter
fasilitas :
- transport pulang pergi (Bus Umum)
- tiket masuk TN GP plus asuransi
- makan malam di putri
- Logistik sampai turun cibodas (termasuk gas dan parafin)
- tidak termasuk tenda (kalo tidak punya, panitia bisa mengusahakan)
itinerary :
19.00 (1 Mei 2009 )kompol di kampung rambutan
23.00 nyampe di pos I gunung putri
00.00 treking ria putri
06.00 nyampe alun2 barat surken
07.00 ngecamp di mata air surken kegiatan bebas n explore puncak (sunset n sunrise)
07.00 (3 Mei 2009) turun via cibodas turun sengaja di lamain agar semua spot bisa dinikmati.
17.00 nyampe pos I cibodas
22.00 sampe jakarta
Apa aja yang perlu kalian bawa????
1. pakaian hangat secukupnya
2. sepatu/sandal gunung
3. carrier / tas apa aja asal fungsionable
4. sleeping bag
5. matras
6. kompor gas/parafin (bisa sharingan)
7. nesting (sama sharingan juga)
8.sarung tangan
9. kaos kaki
10. topi apa aja boleh termasuk caping...^_^
11. air minum min 3 L tiap orang
12.cemilan, kue, snack, apa aja yg bisa ganjal perut dan rela dibagikan...
13.camdig/kamera manual/kamera karbit/kanvas n alat lukis/kayu dan pahatan, terserah apa aj asal bisa buat ngrekam gambar.
14.alat makan
15.alat ibadah
16.alat mandi
17.Jas Hujan/Ponco/Daun Pisang
pendakian ini baik buat siape aje sih????buat::
1. orang ganteng dan cuantik (kalo ga ikut berarti kurang....)
2.orang tua
3. orang muda
4. cewek
5. cowok
6. suami
7. istri
8.pacar
9.tante2
10.om2
11.anak kecil dibawah 12 thun harus ijin ortu...
12.siapa aja yg pengen ngecilin perut tambunnya (tetep......)
pembayaran bisa ditransfer ke rek 101.0004793251 bank mandiri a.n. danang eka priyanto, setelah tranfer silakan konfirmasi telp ato sms ato email.
0812 1013 3431
danang.eka@gmail.com (gtalk)
danang_eka@yahoo.com (YM)
Nyang mo Gabung segera kirim KTP via email aja di
danang.eka@gmail.com
biaya pendaftaran 20.000,-
yang terakhir....
ARE YOU READY TO ROCK !!!!!!!!!
Senin, 30 Maret 2009
Jumat, 27 Maret 2009
Pengenalan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango merupakan salah satu dari lima taman nasional yang pertama kalinya diumumkan di Indonesia pada tahun 1980. Keadaan alamnya yang khas dan unik, menjadikan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango sebagai salah satu laboratorium alam yang menarik minat para peneliti sejak lama.
Tercatat pada tahun 1819, C.G.C. Reinwardt sebagai orang yang pertama yang mendaki Gunung Gede, kemudian disusul oleh F.W. Junghuhn (1839-1861), J.E. Teysmann (1839), A.R. Wallace (1861), S.H. Koorders (1890), M. Treub (1891), W.M. van Leeuen (1911); dan C.G.G.J. van Steenis (1920-1952) telah membuat koleksi tumbuhan sebagai dasar penyusunan buku “THE MOUNTAIN FLORA OF JAVA” yang diterbitkan tahun 1972.
Topografi kawasan merupakan pegunungan dengan ketinggian antara 1.000 - 3.000 m dpl. Dengan puncak tertinggi G. Pangrango (± 3.019 m dpl.) dan G. Gede (± 2.958 m dpl). Suhu udara rata-rata di puncak gunung antara 10° -18° C pada siang hari dan pada malam hari 5 C. Musim hujan berlangsung pada bulan Oktober s/d Mei dengan curah hujan rata-rata per bulan 200 mm dan meningkat sampai 400 mm pada bulan Desember s/d Maret.
Terdiri dari tipe ekosistem sub montana, montana, sub alphin, danau, rawa dan savana, dengan jenis flora antara lain Rasamala (Altingia excelse), Jamuju (Podocarpus imbricata), Puspa (Schima walichii), Eidelweiss (Anaphalis javanica), Lumut merah (Spagnum gedeanum) dan lain-lain.
Beberapa satwa langka antara lain Owa (Hylobates moloch), Surili (Presbytis comata), Lutung (Traachypitheus auratus), Kijang (Muntiacus muntjak), Macan tutul (Phantera pardus), Anjing hutan (Cuon alpinus) dan lain-lain. Tidak kurang dari 130 jenis burung yang terdapat di kawasan ini yaitu 12 di antaranya merupakan jenis endemik di Pulau Jawa antara lain Burung matahari (Crocias albonotatus) dan Burung kuda (Psaltria exilis) serta burung langka Elang Jawa (Spizaetus bartels).
Ekosistem sub-montana dicirikan oleh banyaknya pohon-pohon yang besar dan tinggi seperti jamuju (Dacrycarpus imbricatus), dan puspa (Schima walliichii). Sedangkan ekosistem sub-alphin dicirikan oleh adanya dataran yang ditumbuhi rumput Isachne pangerangensis, bunga eidelweis (Anaphalis javanica), violet (Viola pilosa), dan cantigi (Vaccinium varingiaefolium).
Satwa primata yang terancam punah dan terdapat di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango yaitu owa (Hylobates moloch), surili (Presbytis comata comata), dan lutung budeng (Trachypithecus auratus auratus); dan satwa langka lainnya seperti macan tutul (Panthera pardus melas), landak Jawa (Hystrix brachyura brachyura), kijang (Muntiacus muntjak muntjak), dan musang tenggorokan kuning (Martes flavigula).
Sejarah dan legenda yang merupakan kepercayaan masyarakat setempat yaitu tentang keberadaan Eyang Suryakencana dan Prabu Siliwangi di Gunung Gede. Masyarakat percaya bahwa roh Eyang Suryakencana dan Prabu Siliwangi akan tetap menjaga Gunung Gede agar tidak meletus. Pada saat tertentu, banyak orang yang masuk ke goa-goa sekitar Gunung Gede untuk semedhi/ bertapa maupun melakukan upacara religius.
Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi :
Telaga Biru. Danau kecil berukuran lima hektar (1.575 meter dpl.) terletak 1,5 km dari pintu masuk Cibodas. Danau ini selalu tampak biru diterpa sinar matahari, karena ditutupi oleh ganggang biru.
Air terjun Cibeureum. Air terjun yang mempunyai ketinggian sekitar 50 meter terletak sekitar 2,8 km dari Cibodas. Di sekitar air terjun tersebut dapat melihat sejenis lumut merah yang endemik di Jawa Barat.
Air Panas. Terletak sekitar 5,3 km atau 2 jam perjalanan dari Cibodas.
Kandang Batu dan Kandang Badak. Untuk kegiatan berkemah dan pengamatan tumbuhan/satwa. Berada pada ketinggian 2.220 m. dpl dengan jarak 7,8 km atau 3,5 jam perjalanan dari Cibodas.
Puncak dan Kawah Gunung Gede. Panorama berupa pemandangan matahari terbenam/terbit, hamparan kota Cianjur-Sukabumi-Bogor terlihat dengan jelas, atraksi geologi yang menarik dan pengamatan tumbuhan khas sekitar kawah. Di puncak ini terdapat tiga kawah yang masih aktif dalam satu kompleks yaitu kawah Lanang, Ratu dan Wadon. Berada pada ketinggian 2.958 m. dpl dengan jarak 9,7 km atau 5 jam perjalanan dari Cibodas.
Alun-alun Suryakencana. Dataran seluas 50 hektar yang ditutupi hamparan bunga edelweiss. Berada pada ketinggian 2.750 m. dpl dengan jarak 11,8 km atau 6 jam perjalanan dari Cibodas.
Gunung Putri dan Selabintana. Berkemah dengan kapasitas 100-150 orang.
Cara pencapaian lokasi: Jakarta-Bogor-Cibodas dengan waktu sekitar 2,5 jam (± 100 km) menggunakan mobil, atau Bandung-Cipanas-Cibodas dengan waktu 2 jam (± 89 km), dan Bogor-Selabintana dengan waktu 2 jam (52 km).
Langganan:
Postingan (Atom)